Postingan

Masuk PPDS? Siapa takut.. :)

Ga kerasa udah 10 tahun yang lalu nulis di blog ini tentang kiat masuk FK. Well ternyata tulisan saya yang ga seberapa waktu itu dapat hits lebih dari 100 bukti bahwa peminat kedokteran masih cukup banyak... Setelah sepuluh tahun berlalu blog ini saya tinggalkan, entah saya lupa waktu itu karena apa.. entah karena malas, lupa password, atau terlena dengan kesibukan menjadi seorang mahasiswa kedokteran.. Well alhamdulillah saat ini saya sudah lulus dokter, saya lulus tahun 2015 dari FK Universitas Muhammadiyah Malang. Setelah lulus saya menjalani program internsip di sebuah rumah sakit swasta di kota asal saya, yaitu Kediri. Setelah internsip saya pun bekerja di rumah sakit yang sama. Alhamdulillah setelah kurang lebih satu setengah tahun saya bekerja sebagai dokter umum saya dapat kesempatan melanjutkan impian saya untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis yang saya idam-idamkan yaitu seorang spesialis paru atau pulmonologis. Apa itu PPDS? PPDS adalah singkatan dari Prog

Rapuh

Gambar
Ternyata saya gampang rapuh, gampang nyesek, dan ternyata saya bisa lebih sensitif dari seorang wanita. Saya tidak malu untuk mengakui kekurangan saya ini, saya terkadang sangat butuh seseorang di kala saya sedang rapuh, seseorang yang bisa menanyakan keadaan saya atu seseorang yang sekedar hanya bisa menyapa saya walau lewat sms atau sekedar chatting di internet. Saya adalah orang yang tidak tahan tekanan, butuh waktu untuk menerima keadaan bahwa saya tertekan dan bangkit untuk menyelesaikannya. Saya terkadang merasa sangat kesepian, jauh dari orang tua, jauh dari saudara saya, jauh dari teman-teman saya, dan jauh dari keramaian. Tapi perasaan ini hanya muncul kadang-kadang, saya berharap bisa menepis perasaan ini, sejenak menepikan permasalahan saya dan mencoba mencari setitik kebahagiaan yang bisa saya dapatkan. Jujur saya adalah orang yang sangat kesepian !

Salute for Dokter

Gambar
Ketika saya membuka FB, saya teringat oleh sebuah notes yang dikirimkan oleh salah satu teman saya NUA. Dalam notes ini diceritakan tentang seorang dokter yang mendedikasikan dirinya. Sya bersemangat setelah membaca notes ini, semoga kalian juga semangat setelah membaca notes ini :) " saya tergerak untuk menge-share tulisan ini,,,(jujur ini bukanlah tulisan saya),,,,saya berharap siapapun yang membaca dapat terinspirasi....Bismillah. dokter,, dengan kedudukannya menjadi orang yang menanggung beban lebih berat dari orang-orang lain. dia mendengar begitu banyak rahasia kehidupan manusia yang tidak dapat diceritakannya pada siapa pun, bahkan tidak juga pada buku hariannya yang bisu. setiap saat dari hidupnya, dia harus selalu siap untuk menghadapi kesusahan orang lain. dan memang cuma kesusahan-kesusahan saja yang dibawa orang kepadanya. orang yang menang lotere atau mau mengumumkan pertunangannya atau baru mendapat anak atau baru lulus ujian, tentu tidak akan mengetuk pint

In Memoriam :'(

Gambar
(Penerbangan terakhir: Mendiang Pilot Capt. Smith Carson dan co. Pilot James Lawyer dalam penerbangan terakhir menuju Hawaii, 23 Desember 1993)

Dirgahayu Indonesiaku

Gambar
Hari ini 17 Agustus 2010 adalah hari ulang tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 65. Saya sebagai pemuda yang cinta bangsa memulai hari ini dengan bangun kesiangan (soalnya puasa kan biasa abis sahur tidur lagi hehe). Tapi setelah bangun saya langsung buka FB banyak banget yang nulis status menyambut hari kemerdekaan Indonesia. Mungkin itu juga salah satu bentuk apresiasi mereka dalam merayakan hari yang bersejarah ini. Beberapa waktu yang lalu ada yang nulis status unik di FB, "Belanda tidak menjajah Indonesia selama 350 tahun, tetapi Belanda butuh waktu 350 tahun untuk menaklukkan Indonesia", katanya sih dia copas dari Kompas. Setelah baca itu saya pikir-pikir, bener juga ya masak Belanda datang pertama kali di Indonesia langsung ngejajah kita? Saya masih inget (ato sok inget nih), waktu SD diajarin kalo  Belanda tu datang pertama kali di Banten dibawah pimpinan Cornelis de Houtman (bener ngggak ya?), Waktu mereka pertama kali ke Banten mereka diusir karena ke

Kiat masuk PT

Gambar
Barusan saya liat pengumuman lulus tes masuk universitas yang saya tempel di dinding kamar. Nggak kerasa udah 2 tahun yang lalu saya berjuang buat bisa masuk perguruan tinggi setelah lulus SMA. Saya dulu ketrima di 3 universitas di Malang dan semua pengumumannya saya print trus saya tempelin di kamar (buat jadi penyemangat kuliah hehehe). Saya dulu awalnya sih ngebet banget masuk FK, pokoknya kalo nggak FK mending nggak kuliah deh, tapi setelah dinasehatin ayah saya akhirnya pilihan saya nggak terpaku di FK doang. Waktu itu sebagai seorang anak kelas 3 SMA (yang belum punya arah dan tujuan hidup hehehe) saya jadi gampang terombang-ambing, saya terpengaruh ma tertarik ma pilihan temen-temen saya, Pas SNMPTN saya milih keperawatan ma gizi di UB (Universitas Brawijaya). Well waktu SNMPTN sih lumayan susah soalnya tapi saya tetep pede (pede karena bisa ato pede karena bego, tetep saya kerjain lah). Pokoknya dikerjain aja, soal-soal kemampuan dasar saya isi semua. Saya emang suka banget

Masuk FK? Siapa takut.. :)

Gambar
(Foto saya pas lagi praktikum, bukan lagi nyontek lhooo..haha) Postingan ini sebenarnya udah saya buat beberapa bulan lalu saat saya ikut kursus aplinet di kampus saya, trus sekarang saya daur ulang dan saya masukin ke blog ini, eh saya ganti juga judulnya hehehe.  Pertengahan Juni – awal Juli nanti para murid SMA kelas 3 (ato kelas 12) punya hajatan yang super duper sibuk, yaitu ikut SNMPTN yang digelar tiap tahunnya. Saya yakin pasti para adik-adik kelas 3 SMA pasti udah punya pilihan masuk fakultas favorit masing-masing. Ada yang berminat di teknik, psikologi, hukum, kedokteran, dll. Tapi ada satu fakultas yang menarik untuk gw bahas, yaitu sebuah fakultas yang dari jaman bapak saya kuliah pun udah jadi favorit pertama pilihan jurusan dan hampir selalu punya grade tertinggi di tiap universitasnya, yaitu Fakultas Kedokteran. Memang sih Fakultas Kedokteran selalu ramai diserbu peminat bak kacang goreng di pasar malem (padahal saya sendiri gak suka kacang goreng, hehe). Selalu b